Konsumsi Makanan Sehat dapat menekan resiko kelahiran prematur

Sabtu, 08 Maret 2014

Persalinan sebelum kehamilan mencapai usia 38 minggu atau yang disebut kelahiran prematur memiliki banyak risiko kesehatan bagi bayi. Untuk mencegahnya, para ilmuwan menekankan pentingnya ibu hamil mengonsumsi makanan sehat selama kehamilan.
Para ibu hamil yang rutin mengonsumsi sayuran, buah-buahan, serelia utuh, dan minum cukup air putih, memiliki risiko lebih rendah melahirkan bayi prematur.
Faktor risiko terbesar persalinan prematur antara lain pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup seperti merokok, minum alkohol atau penggunaan narkoba.
Makanan para wanita hamil itu dianggap sebagai diet "baik", diet "tradisional", dan diet ala western.
Diet "baik" itu terdiri dari sayuran mentah dan dimasak, salad, buah, sereal dari serelia utuh, kacang-kacangan, daging unggas, serta susu rendah lemak.
Sementara diet "tradisional" yang terdiri dari kentang rebus, ikan, saus, margarin, puding beras, susu rendah lemak dan sayuran yang dimasak. Dan yang terakhir, diet ala "western" yakni diet yang mengandung camilan asin, cokelat, permen, kue, kentang goreng, roti, saus tomat, gula manis minuman, produk daging olahan, dan pasta.
Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

 
 
 
 
Copyright © Healthy Live 4ever